Rabu, 04 September 2013

SUDIN KEBUDAYAAN GELAR NASYID QASIDAH DAN MARAWIS

Jakarta Antara Pelaksanaan Lomba Qasidah Nasyid dan Marawis (17-19/5) se Kota Jakarta Pusat merupakan wujud nyata pelestarian seni dan budaya Islam pada di masa sekarang maupun yang akan datang sekaligus apresiasi dan kecintaan terhadap budaya Islam. Dengan mencintai Budaya Islam telah memberikan ruang dan penilaian bahwa masyarakat masih memiliki standar kesadaran akan pentingnya terhadap budaya itu sendiri. Sudin Kebudyaan, dalam lomba tersebut menyediakan tropy,piagam penghargaan dan uang pembinaan bagi para pemenang lomba.Sunarto mengatakan "Tidak terlalu banyak sih uang pembinaan yang akan kami berikan kepada pemenang lomba. Tapi jangan dilihat dari nominalnya, akan tetapi peserta lomba diharapkan mampu untuk terus mempertahankan prestasi yang telah diraihnya," pungkasnya Beliau berpesan agar dalam perlombaan Qasidah Marawis Nasyid ini bisa memberdayakan masyarakat dalam membantu program pemerintah serta mewujudkan para kaum pemusik rohani muslim dalam alunan musik Qasidah agar lebih maju Sementara itu salah ketua Group Qosidah Al-Aziz Pulorida yang mewakili peserta, Sargiyah mengungkapkan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut karena bertujuan untuk melestarikan budaya Islam dalam bidang seni qasidah yang saat ini mulai tergerus oleh budaya barat. “Kalau Qasidah tidak dilestarikan maka saya khawatir nanti akan ada budaya baru yang dinilai kurang baik untuk masyarakat kota Jakarta Pusat,” terang Sargiyah. Mengikuti lomba ini dengan kostum yang menarik dan serasi. Setiap tim terdiri dari 3 s.d 6 orang dan sebanyak 3 orang juri dipilih untuk memberi penilaian atas penampilan para peserta.Acara ini juga diharapkan dapat menjadi momen awal qasidah nasyid dan marawis modern dalam rangka melestarikan seni budaya Islam yang sesuai dengan perkembangan zaman. Ditambahkan supaya para peserta mempunyai jiwa sportivitas yang tinggi, “Menang Atau Kalah Adalah Hal Yang Biasa”,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar