Kamis, 05 September 2013
JANGAN CUMA KE PRJ, COBA FESTIVAL PASSER BAROE JUGA, BRO !
Dalam rangka perayaan HUT Jakarta, melanjutkan tradisi Festival Passer Baroe yang diadakan setiap tahun sejak tahun 1999, maka pada Tahun 2013 ini Suku Dinas Pariwisata Jakarta Pusat kembali menggelar Festival Passer Baroe untuk yang ke -15 kalinya.
Tujuan diadakannya Festival Passer Baroe adalah untuk meningkatkan popularitas Kawasan Pasar Baru sebagai Kawasan Wisata Budaya dan Belanja Legendaris di Jakarta, mewadahi apresiasi seni dan kewirausahaan masyarakat melalui penampilan acara-acara kesenian, bazaar dan aneka lomba, serta untuk menjalin keakraban multi kultur warga Jakarta, khususnya pada Kawasan Pasar Baru.
Festival Passer Baroe 2013 diawali hari Jumat pukul 14.00 – selesai, dengan acara lomba dayung dari Suku Dinas Olahraga dan panggung hiburan dari Suku Dinas Kebudayaan. Hari Sabtu dan Minggu, 15-16 Juni 2013, Jalan Antara diramaikan oleh bazaar craft dan kuliner dari 5 kelurahan di Kecamatan Sawah Besar, UKM dan komunitas lingkungan.
Di Sabtu siang hingga sore akan menampilkan parade band yang pastinya menghibur pengunjung, diantaranya, Asmaraz, Panassa, FingerCross, Mavico, NaStar, Pyramid dll. Di jembatan Pasar Baru dibangun panggung hiburan dimana pada malam Minggu ada peragaan busana oleh Abang None Jakarta Pusat, pertunjukan kolaborasi alat musik angklung dengan alat musik tradisional Tionghoa, tari India, lagu-lagu dari Shakuntala Singer (2 biduanita yang kerap konser ke mancanegara), dan pertunjukan Wayang Betawi pimpinan Bapak Tizar Purbaya.
Minggu Pagi, festival diramaikan oleh lomba mewarnai dan menggambar ondel-ondel untuk anak-anak TK – SMP. Yang unik disini, mereka juga dapat menghias hasil karyanya dengan kolase, renda, kancing, dsb; layaknya mendesain pakaian.
Pada sore harinya, ada lomba cosplay. Lomba busana hero, tokoh kartun dan tokoh legenda dan atau pewayangan. Dimana pesertanya tidak hanya diminta berlenggak-lenggok di catwalk/panggung, melainkan juga memperagakan gerak/lagu yang dapat memperkuat karakteristik sang tokoh yang dibawakan, dan dapat bercerita tentang tokoh tersebut. Lomba-lomba yang diselenggarakan ini bertujuan mewadahi semangat kreatif dan melatih anak berjuang dalam mencapai cita-citanya.
Selain lomba untuk anak-anak dan remaja, penyelenggara juga akan memberikan penghargaan kepada peserta stand pameran/bazaar terbaik, serta partisipan seni dan partisipan komunitas terbaik pada akhir acara.
Keseluruhan acara Festival Passer Baroe dikemas dengan memadukan unsur pelestarian dan pengembangan budaya, pendidikan serta hiburan yang akan sangat bermanfaat bagi pengunjung yang hadir. Selama dua hari, Passer Baroe akan diramaikan oleh pertunjukan musik dan tarian, tenda bazaar, pameran produk kreatif komunitas, dan area khusus bertema Batik Betawi. Koridor utama Passer Baroe dan toko-tokonya akan berhias diri dan menggelar diskon besar-besaran (partisipasi dalam Jakarta Great Sale).
Penyelenggaraan Festival Passer Baroe secara rutin seperti ini diharapkan dapat menjadi ajang community gathering yang mempererat harmonisasi pelaku usaha, pelaku seni, pemerintah setempat dan masyarakat umum+wisatawan di lingkungan Passer Baroe dan Jakarta pada umumnya, dalam satu semangat kebhinekaan yang sportif, sama-sama menguntungkan, sama-sama senang, tetap toleran dalam memelihara kearifan lokal (adat budaya) masyarakatnya yang beragam.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar