Rabu, 04 September 2013
APRESIASI SENI DAN BUDAYA BETAWI OLEH SUDIN KEBUDAYAAN & PARIWISATA
Sekitar 300 pelajar SLTP (Sekolah lanjut Tingkat Pertama) baik SLTP Negeri atau pun Swasta hadir dalam acara Apresiasi Seni dan Budaya Betawi Bagi Pelajar tahun 2013, yang berlangsung pada Selasa, 14 Mei 2013 di Sanggar Anak Akar. Sanggar yang beralamat di Jln. Inspeksi Saluran Jatiluhur Kel. Cipinang Melayu kota Jakarta Timur ini merupakan salah satu komunitas yang dinilai berhasil mengumpulkan dan melatih anak-anak dari kalangan ekonomi menengah kebawah untuk memiliki kemampuan berkesenian.
Dalam acara yang di gelar oleh Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, sanggar ini pun ikut seta menampilkan tarian khas Betawi “Lenggang Nyai” serta tarian lainnya. Acara ini merupakan pertunjukkan seni dari kampung ke kampung yang gagasi oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau yang biasa di sebut “Jokowi”
Dalam acara ini, Arie Budhiman yang merupakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta pun turut hadir dalam acara ini. Ia menuturkan bahwa “acara seperti ini merupakan Kebijakan dari Gubernur DKI Jakarta (Jokowi) untuk mengaktivitasi para pelaku seni, khususnya Seni Tradisonal Betawi yang merupakan Kesenian asli Ibukota Indonesia”.
Tak hanya itu, dalam sambutan Arie Budhiman pun Beliau mengungkapakan bahwa ”Kampung seperti ini punya memiliki pelaku seni dan budaya yang memiliki potensi, sehingga kami beri memberikan dorongan agar menjadi oase budaya, kota ini perlu penyejuk, untuk itu kita mencoba memperkenalkan Budaya Betawi ini ke generasi muda, bagaimana mereka bisa ikut berparitisipasi aktif dalam kesenian dan budaya”.
Dengan adanya acara , diharapkan anak penurus bangsa kita bisa mengenal lebih jauh tentang Budaya dan Seni Tradisional Indonesia. Selain itu pun beliau (Arie Budhiman) berharap sanggar seperti Sanggar Anak Akar pun bisa terus berkembang dan tidak vakum untuk tetap melestarikan Seni Tradisonal Betawi, baik itu Gambang Kromong, Tari Betawi, Lenong, Cokek ataupun kesenian lainnya. Ia pun berharap pula agar para pelaku seni dapat terus eksis iku melestarikan Kesenian Tradisional Betawi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar