Rabu, 04 September 2013
FESTIVAL MONAS KEMBALI DIGELAR
Untuk mempromosikan kebudayaan Jakarta serta meningkatkan rasa bangga masyarakat DKI Jakarta terhadap Monumen Nasional (Monas), Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat kembali menggelar Festival Monas pada 16-19 September 2011 bertempat di kawasan wisata Monas.
"Ajang ini merupakan suatu wadah dalam mempromosikan kebudayaan. Selain itu, kegiatan ini juga dalam rangka memeriahkan HUT ke-50 Monas," kata Dewi Susanti, Plh Kasudin Kebudayaan Jakarta Pusat, kepada beritajakarta.com, Kamis (8/9).
Festival Monas akan dimeriahkan dengan kegiatan pameran budaya. Sebanyak 25 stand. 11 stand diantaranya akan diisi oleh daerah di luar Jakarta seperti Bekasi, Pontianak, Garut, Bandung, dan Surabaya.
"Tiga stand akan diisi oleh satu negara tetangga yang akan ikut dalam ajang tersebut, yaitu Korea Selatan," ujar Dewi. Sementara itu, 11 stand lainnya akan diisi oleh berbagai produk unggulan usaha kecil menengah (UKM) hasil binaan dari Sudin Koperasi Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) setempat, serta museum-museum yang ada di Jakarta.
Selain itu, kata Dewi, Festival Monas tahun ini rencananya juga menampilkan berbagai permainan rakyat untuk anak-anak seperti Tak Kadal atau Gatrik dan Galasin. Untuk mengisi permainan anak-anak tersebut, pihaknya juga akan bekerja sama dengan Sudin Dikdas Jakarta Pusat, agar para anak-anak tersebut bisa mengetahui dan menikmati permainan yang pernah dimainkan para orangtuanya dahulu. Kegiatan yang ditargetkan dapat menyedot sebanyak 3.000 pengunjung itu, rencananya akan dibuka pada pukul 21.00. Bagi para pengunjung yang datang juga tidak akan dipungut biaya sama sekali alias gratis.
Dewi berharap, kegiatan tersebut selain dapat memperkenalkan budaya Jakarta dan daerah lainnya kepada masyarakat, juga dapat menumbuhkan rasa nasionalisme kaum muda agar lebih mencintai budayanya sendiri, sehingga budaya asli Indonesia dapat dilestarikan. "Selain itu, juga agar keberadaan Monas yang menjadi kebanggaan warga Jakarta dapat lebih dicintai, dan kaum muda lebih mengetahui sejarah Monas dan lebih peduli," pungkas Dwi.
Sekadar diketahui, kegiatan festival Monas ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar Pemkot Jakarta Pusat, melalui Sudin Kebudayaan. Penyelenggaraan tahun ini merupakan yang ketiga kali sejak pertama kali digelar pada 2009 lalu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar